Temukan Kasus DBD, Dinkes Lakukan Fogging Fokus Di Lr.V, Dusun Pasi, Desa Pusong Baru

Lhokseumawe - Dinas Kesehatan bergerak cepat merespons temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di permukiman warga. Sebagai langkah antisipasi guna memutus mata rantai penularan virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut, petugas melakukan tindakan fogging fokus (pengasapan selektif). Aksi pengasapan ini dipusatkan di wilayah Lorong V, Dusun Pasi, Desa Pusong Baru. Petugas menyisir area luar hingga ke dalam rumah-rumah warga untuk memastikan sarang nyamuk dewasa dapat dibasmi secara merata. Tindakan fogging fokus ini dilakukan setelah adanya laporan resmi mengenai warga di kawasan tersebut yang terkonfirmasi positif DBD. Dinkes menegaskan bahwa pengasapan tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan harus berbasis epidemiologi untuk memastikan wilayah tersebut memang menjadi titik rawan penularan. Fogging fokus merupakan langkah darurat untuk membunuh nyamuk dewasa yang membawa virus. Namun, langkah ini tidak akan efektif dalam jangka panjang tanpa adanya kesadaran masyarakat untuk membasmi jentik-jentik nyamuk. Di sela-sela kegiatan pengasapan, pihak Dinas Kesehatan bersama perangkat desa setempat juga memberikan edukasi kepada warga. Masyarakat diimbau untuk tidak hanya mengandalkan fogging, tetapi secara aktif menerapkan gerakan 3M Plus. Dengan adanya tindakan cepat dari pemerintah dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, diharapkan kasus DBD di Desa Pusong Baru dapat segera ditekan dan tidak meluas ke wilayah sekitarnya.

(Sumber : Tim Humas Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe)