Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe melanjutkan rangkaian kegiatan Orientasi Kader Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKDK)/Pustu dan Posyandu Integrasi AIDS/HIV, Tuberkulosis, Malaria, dan Hepatitis (ATMH) dalam Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) Angkatan 1 yang kini memasuki hari kedua. Pada agenda hari kedua ini, para peserta dibekali dengan pendalaman materi teknis yang krusial bagi operasional pelayanan di lapangan. Pembekalan meliputi prosedur alur penemuan kasus secara aktif, strategi pendampingan pasien, hingga mekanisme sistem rujukan dan pencatatan terpadu. Pendekatan ILP menitikberatkan pada pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup yang lebih terkoordinasi dan terintegrasi antara Posyandu, Pustu/UPKDK, dan Puskesmas. Melalui sinergi lintas jejaring ini, setiap masalah kesehatan masyarakat di tingkat gampong dapat terdeteksi dan tertangani secara dini dan komprehensif. Melalui materi yang disampaikan pada hari kedua ini, para kader diharapkan dapat semakin terampil dalam menjalankan peran pendampingan di masyarakat, sehingga pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit menular prioritas seperti ATMH dapat berjalan semakin solid, efektif, dan terstruktur.
(Sumber : Tim Humas Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe)
