Penemuan Kasus Aktif TBC dan Pemeriksaan Kontak Serumah TBC di Desa Paya Punteut

Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe melalui tim medis Puskesmas setempat bergerak cepat melakukan Kegiatan Penemuan Kasus Aktif Tuberkulosis (TBC) dan Pemeriksaan Kontak Serumah di Desa (Gampong) Paya Punteut, Lhokseumawe. Langkah proaktif ini diambil sebagai bagian dari strategi akselerasi eliminasi TBC guna mendeteksi sebaran kasus secara dini di tengah masyarakat. Kegiatan ini difokuskan pada rumah warga yang anggota keluarganya telah terkonfirmasi positif TBC. Petugas kesehatan melakukan penelusuran (contact tracing) serta pemeriksaan fisik menyeluruh terhadap seluruh anggota keluarga maupun kerabat dekat yang tinggal serumah atau melakukan kontak erat dengan pasien. Pemeriksaan yang dilakukan di lapangan meliputi wawancara mengenai gejala klinis (seperti batuk berkepanjangan, penurunan berat badan, dan berkeringat di malam hari tanpa aktivitas), pemeriksaan fisik awal, edukasi mengenai etika batuk yang benar, serta pengambilan sampel dahak bagi kontak erat yang menunjukkan gejala indikatif. Selain melakukan pemeriksaan medis, tim kesehatan juga memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga sanitasi rumah, seperti memastikan ventilasi dan pencahayaan matahari yang cukup, serta memberikan Terapi Pencegahan TBC (TPT) bagi anggota keluarga yang sehat namun berisiko tinggi. Aparatur gampong dan masyarakat Paya Punteut menyambut baik kesigapan petugas dalam memberikan pelayanan jemput bola ini. Warga mengaku lebih memahami bahwa TBC bukan penyakit keturunan, melainkan penyakit menular yang dapat disembuhkan secara total dengan pengobatan yang teratur dan gratis di Puskesmas. Melalui komitmen penemuan kasus secara aktif (active case finding) yang konsisten ini, diharapkan capaian deteksi TBC di Kota Lhokseumawe semakin meningkat, sehingga target eliminasi TBC dapat berjalan optimal.

(Sumber : Tim Humas UPTD Puskesmas Muara Dua)