Pastikan Penanganan Tepat, Petugas UPTD Puskesmas Banda Sakti Fasilitasi Rujukan Pasien Hernia ke FKRTL

Lhokseumawe - Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang responsif, berkeadilan, dan berorientasi pada keselamatan pasien, petugas UPTD Puskesmas Banda Sakti melakukan pendampingan intensif bagi pasien penderita Hernia Inguinalis. Tidak hanya memberikan penanganan kedaruratan awal, pihak puskesmas juga memfasilitasi proses rujukan pasien ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) atau rumah sakit umum guna mendapatkan tindakan spesialistik. Hernia Inguinalis merupakan kondisi di mana sebagian usus atau jaringan lunak mencuat melalui titik lemah pada otot dinding perut di lipat paha. Kondisi ini memerlukan penanganan yang cepat dan tepat agar tidak menimbulkan komplikasi medis yang lebih serius, seperti jepitan usus (hernia inkaserata/strangulata). Langkah pendampingan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pasien dari kelompok rentan atau yang membutuhkan penanganan khusus tidak mengalami hambatan administratif maupun operasional saat harus berpindah tingkat perawatan dari layanan primer ke layanan lanjutan. Tim medis dan petugas jaminan kesehatan Puskesmas Banda Sakti bergerak cepat melakukan asesmen klinis, mempersiapkan dokumen rekam medis, hingga memastikan sistem rujukan online (Sisku) berjalan lancar ke rumah sakit tujuan yang kompeten. Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti menegaskan bahwa fungsi puskesmas bukan hanya sekadar menyembuhkan penyakit ringan, melainkan menjadi navigator layanan kesehatan yang siap mengawal pasien hingga mendapatkan hak kesehatannya secara tuntas di tingkat lanjutan. Pihak keluarga pasien pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian serta respons cepat yang ditunjukkan oleh seluruh staf puskesmas. Melalui penguatan fungsi rujukan yang terstruktur dan humanis ini, UPTD Puskesmas Banda Sakti berharap dapat terus memangkas waktu tunggu penanganan kasus-kasus bedah maupun non-bedah di wilayah Kecamatan Banda Sakti, demi menekan risiko fatalitas dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

(Sumber : Tim Humas UPTD Puskesmas Banda Sakti)