Pantau Kesehatan dan Tumbuh Kembang Anak, UPTD Puskesmas Mon Geudong Optimalkan Layanan Poli Anak

Lhokseumawe - UPTD Puskesmas Mon Geudong melalui Kluster 2 (Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak, Keluarga Berencana, Kesehatan Reproduksi, dan Gizi) terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan anak melalui berbagai kegiatan pemeriksaan dan pemantauan tumbuh kembang balita di Poli Anak. Salah satu pelayanan yang dilakukan adalah pemeriksaan saturasi oksigen (SpO₂) dan denyut jantung menggunakan alat pulse oximeter. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan balita serta mendeteksi secara dini gangguan kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan sistem pernapasan dan sirkulasi. Selain pemeriksaan tersebut, pelayanan Poli Anak UPTD Puskesmas Mon Geudong juga memberikan layanan pemantauan tumbuh kembang anak melalui kegiatan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK). Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini adanya penyimpangan pertumbuhan, perkembangan, maupun gangguan perilaku pada anak sehingga dapat dilakukan penanganan dan intervensi sedini mungkin. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan melakukan pemantauan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, kemampuan motorik, bahasa, serta perkembangan sosial anak sesuai kelompok usianya. Orang tua juga diberikan edukasi mengenai stimulasi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di lingkungan keluarga. Selain layanan pemantauan tumbuh kembang, Poli Anak UPTD Puskesmas Mon Geudong juga memberikan pelayanan pengobatan dengan pendekatan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Pendekatan MTBS merupakan strategi pelayanan kesehatan anak yang komprehensif untuk menilai, mengklasifikasikan, dan menangani berbagai penyakit yang sering dialami balita, seperti infeksi saluran pernapasan akut, diare, demam, masalah gizi, serta penyakit lainnya. Melalui penerapan MTBS, tenaga kesehatan tidak hanya berfokus pada keluhan utama yang dialami anak, tetapi juga melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi kesehatan balita, status gizi, status imunisasi, serta memberikan konseling kepada orang tua terkait perawatan anak di rumah. Dengan pelayanan yang terintegrasi tersebut, diharapkan kualitas kesehatan anak dapat terus ditingkatkan serta angka kesakitan pada balita dapat ditekan.

(Sumber : Tim Humas UPTD Puskesmas Mon Geudong)