Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe terus bergerak aktif memperkuat sistem penanggulangan penyakit menular di tingkat pelayanan primer. Langkah konkrit ini ditunjukkan melalui pelaksanaan kegiatan Supervisi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program HIV-AIDS secara langsung ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di UPTD Puskesmas Muara Dua. Sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Muara Dua, puskesmas memegang peranan krusial, khususnya dalam hal deteksi dini (skrining), edukasi, serta penanganan awal kasus HIV-AIDS. Kunjungan tim dari Dinas Kesehatan ini bertujuan untuk memonitoring serta mengevaluasi kesiapan alur pelayanan, ketersediaan logistik medis, hingga kapasitas ruang konseling. Dalam kegiatan tersebut, tim Dinas Kesehatan meninjau langsung kesiapan sarana laboratorium Puskesmas Muara Dua dalam melakukan pemeriksaan atau rapid test HIV. Selain itu, petugas pengelola program di puskesmas juga diberikan bimbingan teknis mengenai pemutakhiran tatalaksana klinis, strategi penjaringan kelompok berisiko, hingga aspek penting dalam menjaga konfidensialitas data pasien guna meminimalkan stigma sosial. Bukan hanya fokus pada pelayanan medis, penguatan administrasi melalui digitalisasi pencatatan dan pelaporan ikut menjadi agenda utama. Validasi data yang akurat dan dilaporkan secara berkala dinilai sangat penting agar pasokan logistik penting, seperti alat tes (reagen) dan bahan pendukung lainnya, selalu tersedia dan tidak mengalami kekosongan. Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menjelaskan bahwa kegiatan supervisi tatap muka ini merupakan bagian dari pembinaan rutin untuk menyelaraskan pemahaman petugas di lapangan dengan regulasi kesehatan nasional terbaru.
(Sumber : Tim Humas Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe)
