Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe bersama jajaran manajemen UPTD Puskesmas Muara Dua menggelar rapat lintas sektor dalam rangka Monitoring, Evaluasi (Monev), dan Persiapan Teknis Pelaksanaan Integrasi Pelayanan Primer (ILP). Kegiatan yang berlangsung pada bulan Juni 2026 ini dipusatkan di aula puskesmas setempat sebagai bagian dari akselerasi transformasi pelayanan kesehatan dasar. Pertemuan strategis ini dilaksanakan untuk menilai sejauh mana kesiapan sarana, prasarana, tata kelola alur pelayanan, hingga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan dalam mengimplementasikan sistem ILP secara menyeluruh di wilayah kerja Kecamatan Muara Dua. Integrasi Pelayanan Primer (ILP) merupakan pilar pertama dalam transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan. Berbeda dengan sistem klaster lama, ILP mengubah paradigma pelayanan puskesmas menjadi berbasis siklus hidup, mulai dari masa kehamilan, bayi dan balita, remaja, usia dewasa, hingga lansia. Selain mengevaluasi kesiapan internal dalam gedung puskesmas, agenda rapat teknis ini juga membahas penguatan jejaring ke tingkat bawah, yakni Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu Prima. Bidan desa dan kader kesehatan gampong (desa) di bawah binaan Puskesmas Muara Dua ikut disiapkan agar mampu menjalankan peran promotif dan preventif secara terpadu di tingkat masyarakat. Suasana pertemuan berlangsung interaktif dengan pemaparan simulasi alur pasien terbaru yang dipandu oleh tim teknis. Berbagai kendala lapangan, seperti penyesuaian sistem pelaporan digital dan pembagian beban kerja tenaga medis, dibahas bersama untuk dicarikan solusi terbaik. Melalui langkah monitoring dan kesiapan teknis yang matang pada pertengahan tahun 2026 ini, UPTD Puskesmas Muara Dua optimis dapat menjadi salah satu pilar faskes primer yang andal, solutif, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, berkualitas, dan merata bagi seluruh warga Kota Lhokseumawe.


(Sumber : Tim Humas UPTD Puskesmas Muara Dua)
