Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan (PSDK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor dalam rangka Finalisasi Perhitungan Rencana Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Tahun Anggaran 2026. Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setdako, serta jajaran terkait. Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi, memvalidasi data, sekaligus merampungkan dokumen perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di bawah naungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Penyusunan Rencana SDMK yang akurat menjadi acuan krusial dalam pemetaan, pemerataan, serta pengajuan formasi pemenuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan ke tingkat pusat. Dalam arahannya, Sekretaris Daerah menekankan bahwa perencanaan SDMK harus berbasis data riil di lapangan dan disesuaikan dengan analisis beban kerja (ABK) serta standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan. Sinergi antara Dinas Kesehatan dan Bagian Organisasi sangat diperlukan agar struktur kelembagaan dan ketersediaan personel berjalan selaras. Sementara itu, Kepala Bidang PSDK Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa proses finalisasi ini didasarkan pada hasil penghitungan mendalam dari setiap puskesmas, rumah sakit daerah, dan unit pelaksana teknis lainnya. Dokumen ini mencakup proyeksi kebutuhan dokter, perawat, bidan, hingga tenaga penunjang kesehatan lainnya untuk jangka waktu ke depan. Melalui integrasi bersama Bagian Organisasi Setdako, aspek kelembagaan dan regulasi penataan pegawai dipastikan telah memenuhi koridor hukum yang berlaku. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen daerah untuk mendukung transformasi kesehatan pilar kelima, yaitu transformasi SDM kesehatan. Dengan rampungnya tahapan finalisasi perhitungan ini, dokumen Rencana SDMK Tahun 2026 Kota Lhokseumawe siap diajukan ke tahapan berikutnya dan diintegrasikan ke dalam sistem informasi perencanaan milik Kementerian Kesehatan. Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Lhokseumawe secara berkelanjutan.
(Sumber : Tim Humas Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe)
