Lhokseumawe - Rangkaian kegiatan Orientasi Kader UPKDK/Pustu dan Posyandu terkait Integrasi AIDS/HIV, Tuberkulosis, Malaria, dan Hepatitis (ATMH) dalam Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) Angkatan 2 resmi berakhir. Hari ketiga sekaligus hari penutupan ini menjadi momen penting bagi para peserta yang terdiri dari kader kesehatan posyandu dan puskesmas pembantu (Pustu) dari berbagai wilayah kerja. Agenda hari terakhir diawali dengan sesi evaluasi akhir untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan selama pelatihan. Para kader kemudian aktif berdiskusi dalam penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan diterapkan sekembalinya mereka ke posyandu dan Pustu masing-masing. Acara penutupan berlangsung khidmat dan ditandai dengan pengucapan ikrar serta komitmen bersama seluruh peserta Angkatan 2. Mereka menyatakan kesiapan penuh untuk mengimplementasikan konsep Integrasi Layanan Primer secara menyeluruh, guna mendeteksi serta menanggulangi kasus ATMH sedini mungkin di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader garda terdepan kesehatan mampu menjadi agen perubahan yang handal, memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat, serta mewujudkan derajat kesehatan yang optimal demi masyarakat yang sehat, mandiri, dan bebas dari ancaman ATMH.
(Sumber : Tim Humas Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe)
