Lhokseumawe - Memasuki Hari ke-2 pelaksanaan Kegiatan Orientasi Kader UPKDK/Pustu dan Posyandu Integrasi AIDS/HIV, Tuberkulosis, Malaria, dan Hepatitis (ATMH) Angkatan 2, para peserta kembali mendapatkan pembekalan intensif terkait teknis pelayanan dan penemuan kasus di masyarakat. Pada sesi hari kedua ini, materi difokuskan pada penguatan alur pelayanan di tingkat Posyandu dan Pustu, simulasi pencatatan dan pelaporan menggunakan instrumen integrasi, serta strategi komunikasi persuasif guna mengurangi stigma di tengah masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS, TBC, Malaria, dan Hepatitis. Para peserta yang terdiri dari perwakilan kader kesehatan tampak antusias mengikuti rangkaian materi serta sesi diskusi interaktif. Melalui orientasi lanjutan di hari kedua ini, para peserta dibekali pula dengan pemahaman praktis mengenai tata cara pelacakan kontak erat (contact tracing) untuk kasus TBC dan Malaria, serta edukasi pencegahan penularan HIV dan Hepatitis di tingkat keluarga. Dengan berakhirnya rangkaian orientasi Angkatan 2 ini, diharapkan para kader di tingkat UPKDK, Pustu, dan Posyandu semakin percaya diri dan kompeten dalam mengimplementasikan pilar Integrasi Layanan Primer, sehingga mutu kesehatan masyarakat di wilayah kerja [Sebutkan Nama Puskesmas/Kecamatan/Kabupaten] dapat terus meningkat secara signifikan.
(Sumber : Tim Humas Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe)
