Dalam rangka menurunkan prevalensi merokok dan mendampingi masyarakat menuju gaya hidup yang lebih sehat, UPTD Puskesmas Blang Cut gencar melakukan kegiatan Follow Up (pemantauan lanjutan) terhadap klien yang terdaftar dalam program Upaya Berhenti Merokok (UBM) di wilayah kerjanya. Program UBM ini merupakan salah satu strategi preventif dan promotif dari Kementerian Kesehatan yang diimplementasikan secara aktif oleh jajaran Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. Pemantauan lanjutan ini menjadi fase paling krusial, mengingat proses melepaskan diri dari kecanduan nikotin membutuhkan konsistensi tinggi, dukungan medis, serta pendampingan psikologis yang berkelanjutan. Dalam giat follow up kali ini, tim medis dan pemegang program PTM (Penyakit Tidak Menular) Puskesmas Blang Cut melakukan kunjungan rumah (home visit) serta konseling tatap muka kepada para klien. Petugas melakukan serangkaian pemeriksaan fisik berkala, termasuk mengukur kadar karbon monoksida (CO) dalam paru-paru klien menggunakan alat CO Analyzer (jika tersedia), mengukur tekanan darah, serta mengevaluasi perkembangan tingkat ketergantungan nikotin mereka. Dari hasil evaluasi di lapangan, beberapa gampong di wilayah kerja Puskesmas Blang Cut menunjukkan tren positif, di mana sejumlah klien mulai berhasil mengurangi konsumsi rokok harian secara signifikan bahkan ada yang telah sukses berhenti total. Pihak puskesmas berharap keberhasilan para klien UBM ini dapat menjadi inspirasi bagi warga lain untuk berani mengambil langkah serupa demi kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
