Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe terus memperketat pengawasan terhadap mutu dan keamanan produk pangan yang beredar di masyarakat. Sebagai bentuk komitmen tersebut, tim pengawasan obat dan makanan Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan Inspeksi Post Market pada sarana Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) Asia Mon 688. Inspeksi post market ini merupakan langkah pengawasan berkala yang dilakukan pemerintah setelah pelaku usaha mendapatkan izin edar. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kepatuhan terhadap standar keamanan pangan tetap dijaga secara konsisten dalam proses produksi sehari-hari. Dalam inspeksi yang berlangsung secara humanis dan teliti ini, tim petugas Dinas Kesehatan memeriksa berbagai aspek krusial di sarana produksi Asia Mon 688. Penilaian difokuskan pada pemenuhan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT), yang meliputi:
-
Kondisi Lingkungan dan Fasilitas: Memastikan ruang produksi dalam keadaan bersih, memiliki sanitasi yang baik, dan bebas dari risiko kontaminasi silang.
-
Proses Pengolahan: Memantau penggunaan bahan baku, bahan penolong, serta memastikan tidak adanya penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang dilarang atau melebihi ambang batas aman.
-
Label dan Kemasan: Memeriksa kesesuaian informasi pada kemasan produk dengan regulasi yang berlaku, termasuk pencantuman kode produksi dan tanggal kedaluwarsa.
Selain melakukan pemeriksaan fisik dan dokumen, tim Dinas Kesehatan juga memberikan edukasi dan bimbingan teknis langsung kepada pengelola serta pekerja di sarana Asia Mon 688. Langkah pembinaan ini disambut baik oleh pihak pelaku usaha sebagai masukan positif untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar mutu produk mereka. Dari hasil inspeksi ini, pihak Dinas Kesehatan akan mengeluarkan rekomendasi tertulis sebagai acuan bagi sarana IRT Asia Mon 688 dalam menjaga konsistensi produksinya. Melalui pengawasan yang ketat namun bersifat membina ini, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe berharap pertumbuhan industri rumah tangga lokal dapat terus berkembang pesat tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan para konsumen.
.jpeg)
(Sumber : Tim Humas Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe)
