Lhokseumawe - Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM), petugas UPTD Puskesmas Muara Satu melakukan kunjungan lapangan dalam rangka follow-up (tindak lanjut) bagi klien program Upaya Berhenti Merokok (UBM). Kegiatan ini menyasar sejumlah warga yang sedang dalam proses mendisplinkan diri untuk berhenti merokok di Desa Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu. Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memberikan dukungan moral serta pemantauan medis secara berkala kepada para klien agar tidak kembali ke kebiasaan merokok (relapse). Berhenti merokok adalah sebuah proses yang menantang akibat adanya efek ketergantungan nikotin. Kehadiran petugas puskesmas secara langsung berfungsi sebagai motivator dan pengawas klinis untuk memastikan komitmen klien tetap terjaga. Dalam kunjungan tersebut, tim kesehatan dari Puskesmas Muara Satu yang terdiri dari pemegang program PTM dan konselor melakukan wawancara mendalam mengenai kendala yang dihadapi klien selama menjalankan program pembatasan konsumsi rokok. Hasil pemantauan di Desa Paloh Punti menunjukkan perkembangan yang cukup positif, di mana beberapa klien melaporkan telah berhasil mengurangi jumlah batang rokok per hari secara signifikan, bahkan ada yang sudah sepenuhnya berhenti. Rasa nyaman pada pernapasan dan tubuh yang lebih segar menjadi motivasi terbesar mereka untuk bertahan. Melalui program follow-up UBM yang berkesinambungan ini, UPTD Puskesmas Muara Satu berharap Desa Paloh Punti dapat menjadi pelopor lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari paparan asap rokok demi melindungi generasi muda serta keluarga di rumah.
(Sumber : Tim Humas UPTD Puskesmas Muara Satu)
