Rapat Monitoring dan Evaluasi Kinerja Program di UPTD Puskesmas Kandang

Sebagai bentuk akuntabilitas publik dan upaya menjaga ritme kualitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas Kandang menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Program secara menyeluruh. Agenda strategis yang dipusatkan di Aula Utama Puskesmas ini menjadi momentum penting untuk membedah rapor capaian, memetakan hambatan sosiologis di lapangan, sekaligus merumuskan inovasi pelayanan menyambut triwulan berikutnya. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Kandang dan diikuti oleh seluruh elemen penting puskesmas. Mulai dari dokter spesialis/umum, perawat, bidan desa, penanggung jawab Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), penanggung jawab Upaya Kesehatan Perorangan (UKP), hingga petugas administrasi dan farmasi. Dalam sesi pemaparan yang berlangsung interaktif, masing-masing pemegang program menyajikan data capaian kuantitatif yang disandingkan dengan target yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. Ada tiga klaster besar yang menjadi fokus perdebatan dan evaluasi intensif:

  1. Akselerasi Penurunan Stunting dan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) Tim UKM menyoroti pentingnya akurasi data antropometri di setiap Posyandu gampong (desa). Evaluasi ditekankan pada ketepatan intervensi gizi spesifik bagi ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) dan balita gizi kurang agar tidak jatuh pada status stunting.

  2. Capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dan Skrining PTM Petugas imunisasi memaparkan tantangan penolakan atau penundaan imunisasi oleh sebagian orang tua. Pertemuan ini merumuskan pendekatan persuasif baru bersama tokoh agama setempat. Sementara untuk Penyakit Tidak Menular (PTM), cakupan skrining hipertensi dan diabetes melitus terus digenjot melalui Posbindu.

  3. Waktu Tunggu Pasien dan Manajemen Komplain (UKP) Di sisi pelayanan dalam gedung, manajemen mengevaluasi indeks kepuasan pasien. Fokus utamanya adalah pemangkasan waktu tunggu di loket pendaftaran melalui optimalisasi sistem antrean digital serta keramahan petugas (aspek service excellence).