Lhokseumawe - Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mempercepat penurunan angka tengkes (stunting) di tingkat tapak, Kepala UPTD Puskesmas Muara Dua menghadiri secara langsung kegiatan Rembuk Stunting di Gampong Meunasah Alue, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Kegiatan yang berlangsung di balai gampong setempat ini menjadi forum musyawarah krusial yang mempertemukan pihak puskesmas, pemerintah gampong, kader posyandu, serta tokoh masyarakat. Pertemuan ini bertujuan untuk menyusun program kerja dan memetakan intervensi pencegahan stunting yang terintegrasi di tingkat desa. Dalam forum tersebut, Kepala UPTD Puskesmas Muara Dua memaparkan capaian data kesehatan terkini terkait kondisi gizi anak dan ibu hamil di wilayah Meunasah Alue. Kehadiran pihak puskesmas di tengah masyarakat ini sekaligus untuk memberikan rekomendasi berbasis data mengenai intervensi spesifik yang perlu diprioritaskan, termasuk optimalisasi layanan posyandu dan pemanfaatan alokasi dana desa secara tepat sasaran. Melalui rembuk ini, disepakati komitmen bersama untuk menyelaraskan program pelayanan kesehatan dasar dari puskesmas dengan kebijakan pembangunan gampong. Fokus utamanya adalah memastikan pemenuhan gizi bagi bayi di bawah dua tahun (baduta), balita, serta pemantauan intensif bagi ibu hamil berisiko tinggi.
(Sumber : Tim Humas UPTD Puskesmas Muara Dua)
