Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe resmi melaksanakan Pertemuan Tenaga Enumerator Terkait Pelaksanaan Studi EHRA (Environmental Health Risk Assessment) di Kota Lhokseumawe Tahun 2026. Kegiatan penting ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Zainal Abidin, SKM, Pelaksanaan Studi EHRA ini merupakan instrumen penting dalam memetakan kondisi risiko kesehatan lingkungan di tingkat rumah tangga, khususnya yang berkaitan dengan sanitasi dasar, pengelolaan air bersih, pengelolaan sampah, serta drainase di wilayah Kota Lhokseumawe. Pertemuan ini tidak hanya menjadi seremonial pembukaan, tetapi juga diisi dengan sesi pembekalan dan penyamaan persepsi teknis bagi para calon tenaga enumerator. Mereka dibekali materi mengenai metodologi survei, teknik wawancara yang baik, penggunaan instrumen kuesioner, serta pemetaan wilayah sasaran di berbagai gampong di Kota Lhokseumawe. Dengan dilaksanakannya pertemuan dan pembekalan ini, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe optimis pelaksanaan pengumpulan data Studi EHRA Tahun 2026 dapat berjalan lancar, terstruktur, dan menghasilkan output data yang komprehensif demi mewujudkan kualitas lingkungan dan derajat kesehatan masyarakat Kota Lhokseumawe yang lebih baik.
(Sumber : Tim Kesling & Kesjaor)
