Lhokseumawe - Rangkaian Pertemuan Tenaga Enumerator Pelaksanaan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kota Lhokseumawe Tahun 2026 Angkatan 2 resmi ditutup pada hari kedua pelaksanaannya. Penutupan kegiatan ini menandai selesainya seluruh tahapan pembekalan teknis, simulasi wawancara kuesioner, hingga uji coba instrumen pendataan lapangan bagi para enumerator Angkatan 2. Selama dua hari pelaksanaan, peserta dibekali pemahaman mendalam terkait pemetaan kondisi sanitasi lingkungan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta teknik pengumpulan data rumah tangga yang objektif dan terstandar. Dalam penutupan kegiatan, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menegaskan pentingnya akurasi dan integritas data yang dikumpulkan oleh para enumerator di lapangan. Data hasil Studi EHRA ini nantinya akan menjadi pijakan utama Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan kesehatan lingkungan yang tepat sasaran. Dengan berakhirnya pertemuan hari ke-2 ini, seluruh tenaga enumerator Angkatan 2 dinyatakan siap diterjunkan ke gampong-gampong sasaran di wilayah Kota Lhokseumawe untuk menyukseskan Pelaksanaan Studi EHRA Tahun 2026.
(Sumber : Tim Kesling & Kesjaor)
