Dinkes Lhokseumawe Tingkatkan Kapasitas Tenaga Medis dalam Penanganan Kesehatan Reproduksi Pengungsi

Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menggelar Pelatihan Reproductive Health (RH) Refresher dan Clinical Simulation Kesehatan Reproduksi dalam Penanganan Pengungsi. Kegiatan ini dilaksanakan guna memperkuat kapasitas serta kesiapsiagaan para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan reproduksi yang tanggap, aman, dan berkualitas pada situasi krisis. Pelatihan ini berfokus pada penyegaran kembali standar pelayanan kesehatan reproduksi darurat, yang mencakup pencegahan kekerasan berbasis gender, penanganan komplikasi kebidanan dan bayi baru lahir, penanganan IMS/HIV, hingga ketersediaan Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) Kesehatan Reproduksi. Selain pemaparan materi teknis, para peserta yang terdiri dari dokter, bidan, dan pengelola program puskesmas juga mengikuti clinical simulation (simulasi klinis). Metode simulasi ini dirancang untuk memberikan gambaran penanganan langsung di lapangan saat menghadapi situasi darurat di penampungan pengungsi. Pihak Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa dalam situasi krisis penanganan pengungsi, kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, remaja putri, dan balita membutuhkan perhatian khusus. Melalui pelatihan dan simulasi klinis ini, diharapkan seluruh nakes memiliki kesiapan operasional yang matang, cepat, dan sesuai dengan standar internasional penanganan krisis.

(Sumber : Bidang PSDK)