Pembukaan Kegiatan Orientasi Tenaga Kesehatan Integrasi AIDS/HIV, Tuberkulosis, Malaria dan Hepatitis dalam Implementasi Integrasi Layanan Primer

Lhokseumawe - Dalam upaya memperkuat peran fasilitas pelayanan kesehatan primer dan mempercepat penanganan penyakit menular, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe secara resmi menggelar kegiatan Orientasi Tenaga Kesehatan Integrasi AIDS/HIV, Tuberkulosis, Malaria, dan Hepatitis dalam Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) Kota Lhokseumawe Angkatan 1. Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 12 hingga 15 Oktober 2026, bertempat di Hotel Winton, Kota Lhokseumawe. Program pelatihan dan orientasi ini terlaksana atas dukungan penguatan sistem kesehatan melalui bersumber dana hibah Global Fund Resilient and Sustainable Systems for Health (GF-RSSH) Tahun Anggaran 2026. Dalam sambutan pembukaannya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menegaskan pentingnya konsolidasi dan penyatuan penanganan program penyakit menular prioritas—seperti AIDS, TBC, Malaria, dan Hepatitis (ATM-Hepatitis)—ke dalam kerangka kerja Integrasi Layanan Primer (ILP). Hal ini bertujuan agar deteksi dini, pencegahan, dan tata laksana kasus di tingkat Puskesmas dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta terintegrasi berbasis siklus hidup. Selama empat hari pembekalan, para peserta akan mendapatkan materi intensif dari pemateri mendalam dan berpengalaman yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh serta Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. Melalui orientasi ini, diharapkan para tenaga kesehatan di garda terdepan tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis medisnya, melainkan juga mampu mengimplementasikan alur pelayanan ILP yang komprehensif di wilayah kerja masing-masing demi mewujudkan masyarakat Kota Lhokseumawe yang lebih sehat.

(Sumber : Tim Humas Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe)