Rangkaian kegiatan Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader dan Pengelola Posyandu di Kota Lhokseumawe memasuki hari kedua. Pada sesi kali ini, para peserta dibekali materi mendalam mengenai standardisasi pelayanan dasar posyandu, khususnya yang berfokus pada kesehatan bayi dan anak bawah lima tahun (balita). Materi hari kedua ini dinilai sangat krusial karena mengupas tuntas tata cara pemantauan tumbuh kembang anak yang ideal. Para kader dan pengelola posyandu diajarkan kembali mengenai teknik penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan yang akurat menggunakan stadiometer, serta interpretasi pengisian kurva pertumbuhan pada Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Perwakilan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa ketelitian kader dalam memberikan layanan dasar pada bayi dan balita adalah kunci utama dalam mendeteksi secara dini gejala stunting atau gizi buruk. Melalui pendalaman materi ini, seluruh posyandu di Kota Lhokseumawe diharapkan mampu menyajikan data pemantauan yang valid sekaligus intervensi gizi yang tepat sasaran di tingkat gampong.
