Rangkaian kegiatan Orientasi Integrasi Layanan Primer (ILP) bagi Tenaga Kesehatan yang berlangsung selama empat hari berturut-turut resmi ditutup pada hari ini. Acara penutupan ini menandai kesiapan seluruh peserta untuk kembali ke fasilitas kesehatan masing-masing dengan membawa mandat transformasi layanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan berpusat pada masyarakat. Sebelum seremoni penutupan dimulai, sesi pagi di hari keempat difokuskan pada finalisasi Rencana Tindak Lanjut (RTL). Setiap tim Puskesmas mempresentasikan peta jalan implementasi ILP yang akan mereka jalankan dalam tiga hingga enam bulan ke depan. Fokus utamanya meliputi pengaktifan klaster pelayanan, penguatan peran kader di Posyandu Prima, serta digitalisasi pelaporan data kesehatan. Panitia penyelenggara melaporkan adanya peningkatan kapasitas peserta yang signifikan berdasarkan hasil evaluasi akhir. Dengan berakhirnya orientasi ini, diharapkan transformasi layanan primer bukan lagi sekadar konsep, melainkan kenyataan yang dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Semangat kolaborasi yang terbangun selama empat hari ini menjadi modal utama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.
