Memasuki hari kedua, kegiatan Orientasi Integrasi Layanan Primer (ILP) bagi Tenaga Kesehatan semakin intensif dalam membedah teknis implementasi layanan kesehatan berbasis siklus hidup. Jika hari pertama berfokus pada kebijakan makro, hari kedua ini para peserta diajak untuk mendalami peran krusial Puskesmas, Pustu, hingga Posyandu dalam satu kesatuan sistem yang terintegrasi. Dalam sesi pagi, narasumber menekankan bahwa inti dari ILP adalah pergeseran paradigma dari pengobatan (kuratif) menuju pencegahan (preventif) yang terstandarisasi. Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi kelompok dan simulasi alur kerja baru. Para bidan, perawat, dan dokter puskesmas mempraktikkan bagaimana koordinasi antara kader di desa dengan petugas di Pustu agar rujukan internal berjalan efektif dan efisien. Kegiatan orientasi ini diharapkan dapat mencetak tenaga kesehatan yang siap menjadi motor penggerak transformasi kesehatan di wilayah kerja masing-masing, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat secara mandiri dan berkelanjutan.
