UPTD Puskesmas Mon Geudong Melakukan Deteksi Dini Hepatitis B, Bayi Usia 9–12 Bulan Jalani Pemeriksaan HBsAg

Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe melalui UPTD Puskesmas Mon Geudong terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Hepatitis B melalui Program Hepatitis. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pemeriksaan HBsAg pada bayi usia 9–12 bulan. Pemeriksaan tersebut merupakan langkah deteksi dini untuk mengetahui kondisi bayi terhadap kemungkinan infeksi virus Hepatitis B. Pemeriksaan dilakukan terutama pada bayi yang memiliki faktor risiko penularan Hepatitis B dari ibu. Petugas Hepatitis UPTD Puskesmas Mon Geudong, Yusnita Dewi, SKM, mengatakan pemeriksaan pada usia 9–12 bulan penting dilakukan agar kondisi bayi dapat diketahui lebih awal. “Pemeriksaan ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini. Dengan mengetahui hasil pemeriksaan lebih cepat, apabila ditemukan hasil yang reaktif, bayi dapat segera mendapatkan tindak lanjut sesuai ketentuan pelayanan kesehatan,” ujar Yusnita Dewi, SKM. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan HBsAg melalui sampel darah bayi. Hasil pemeriksaan menjadi salah satu dasar bagi petugas kesehatan untuk menentukan langkah selanjutnya. Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam mendukung keberhasilan Program Hepatitis. Orang tua diharapkan membawa bayi untuk melakukan pemeriksaan sesuai jadwal serta mengikuti anjuran dan tindak lanjut yang diberikan oleh petugas kesehatan. Pemeriksaan HBsAg ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap Hepatitis B sekaligus memperkuat upaya pencegahan penularan Hepatitis B dari ibu ke anak. UPTD Puskesmas Mon Geudong mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan anak. Deteksi dini menjadi langkah penting agar kondisi kesehatan bayi dapat diketahui lebih cepat dan mendapatkan penanganan yang tepat apabila diperlukan.

(Sumber : Tim Humas UPTD Puskesmas Mon Geudong)