UPTD Puskesmas Banda Sakti menggelar rapat koordinasi internal khusus bersama seluruh jajaran Tim Pengamanan (Security) di ruang pertemuan utama puskesmas setempat. Pertemuan ini diinisiasi sebagai langkah proaktif manajemen dalam mengevaluasi sistem keamanan lingkungan sekaligus menyelaraskan prosedur kerja penanganan risiko di area fasilitas kesehatan publik. Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti, didampingi oleh Kasubag Tata Usaha, serta dihadiri oleh seluruh personel keamanan yang bertugas. Fokus utama evaluasi ini bertumpu pada peningkatan kesiapsiagaan operasional, penguatan mitigasi gangguan ketertiban, serta transformasi peran security menjadi bagian dari garda depan pelayanan yang humanis. Mengingat UPTD Puskesmas Banda Sakti merupakan salah satu pusat layanan kesehatan tingkat pertama dengan densitas (kepadatan) kunjungan pasien tertinggi di pusat Kota Lhokseumawe, jaminan rasa aman bagi pasien, pengantar, maupun tenaga medis menjadi prioritas yang tidak dapat ditawar.
Dalam pertemuan intensif tersebut, manajemen merumuskan sejumlah langkah taktis yang akan segera diimplementasikan di lapangan, antara lain:
-
Restrukturisasi Alur Perparkiran dan Jalur Evakuasi: Melakukan penataan ulang zonasi parkir roda dua dan roda empat untuk memastikan akses utama bagi mobil Ambulans dan Unit Gawat Darurat (UGD) bebas dari hambatan (steril) selama 24 jam.
-
Peningkatan Frekuensi Patroli dan Pengawasan Area Rawan: Memperketat jadwal ronda internal pada jam-jam rawan, khususnya di area ruang tunggu pendaftaran, koridor farmasi, serta pembatasan akses masuk pada ruang rawat inap dan ruang persalinan di luar jam besuk resmi.
-
Penerapan Service Excellence (Pelayanan Prima): Menanamkan kembali budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun). Petugas keamanan diwajibkan aktif membantu mengarahkan pasien lansia, disabilitas, maupun ibu hamil yang membutuhkan bantuan fisik saat turun dari kendaraan.
-
Simulasi Mitigasi Bencana dan Tanggap Darurat: Menyusun jadwal pelatihan berkala penanganan kegawatdaruratan non-medis, seperti respons cepat jika terjadi kebakaran kecil, ancaman pencurian aset, hingga penerapan jalur evakuasi bencana yang aman bagi pasien.
Melalui konsolidasi internal ini, UPTD Puskesmas Banda Sakti berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pelayanan yang tidak hanya unggul dalam tindakan medis, tetapi juga memberikan perlindungan fisik dan kenyamanan maksimal. Dengan sistem pengamanan yang terukur dan responsif, diharapkan seluruh nakes dapat memberikan performa klinis terbaiknya, dan masyarakat Lhokseumawe dapat berobat dengan perasaan tenang dan aman.
