Lhokseumawe - Fokus utama pembelajaran pada hari kedua ini diarahkan pada pemahaman mendalam terkait alur pelayanan terintegrasi, deteksi dini (skrining), tata laksana kasus, serta sistem pencatatan dan pelaporan berbasis digital. Melalui pendekatan ILP, penanganan penyakit menular seperti HIV/AIDS, TBC, Malaria, dan Hepatitis kini tidak lagi berjalan secara terpisah, melainkan terintegrasi pada setiap siklus hidup pasien di tingkat pelayanan kesehatan dasar.
(Sumber : Tim Humas Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe)
