Lhokseumawe - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe terus berkomitmen menekan angka penyebaran penyakit menular di wilayahnya. Langkah preventif ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi edukatif mengenai Tuberkulosis (TBC) yang digelar di MAS Ihyaaussunnah Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Subkoordinator Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Rachmadiany, SKM, M.Kes, bersama tim Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Dalam pemaparannya di hadapan para siswa dan pengajar, tim P2P menyampaikan materi komprehensif mulai dari cara penularan TBC, gejala utama yang perlu diwaspadai, hingga langkah deteksi dini. Subkoordinator Penyakit Menular, Rachmadiany, SKM, M.Kes, menekankan pentingnya pemahaman terkait pencegahan TBC sejak dini, terutama di lingkungan sekolah dan pondok pesantren.
"Edukasi ini penting agar para siswa mampu mengenali gejala TBC sejak awal dan memahami cara pencegahannya. Kami juga mengajak seluruh warga sekolah untuk konsisten menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal, guna menciptakan lingkungan yang bebas TBC," ujarnya.
Melalui sosialisasi ini, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe berharap para siswa MAS Ihyaaussunnah tidak hanya dapat melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi agen informasi bagi keluarga dan masyarakat sekitar dalam mencegah penularan TBC.

(Sumber : Tim Penyakit Menular)
