Polling Website

Bagaimana Keakuratan Informasi yang tersedia ?

Artikel Terakhir

Calendar

« Jul 2020 »
M S S R K J S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8

Statistik Website

mod_mod_visitcounterVisitor Online1
mod_mod_visitcounterHits8865
mod_mod_visitcounterToday21
mod_mod_visitcounterYesterday56
mod_mod_visitcounterThis week243
mod_mod_visitcounterThis month146
mod_mod_visitcounterAll days5602

KEGIATAN RAMADHAN DISAAT MEWABAHNYA PENYAKIT CORONA (COVID-19)


KEGIATAN RAMADHAN DISAAT MEWABAHNYA PENYAKIT CORONA (COVID-19)
 

oleh : (dr.amroelloh Dan dr.ferdian subhan IDI Cabang Lhokseumawe)

Ramadhan Kali ini sedikit berbeda dibandingkan masa sebelumnya akibat merebaknya penyakit yang diakibatkan virus korona (covid-19) yang menyebabkan kekhawatiran umat Muslim terutama di aceh saat melaksanakan shalat tarawih/witir di mesjid dan kegiatan lainnya yang lazim dilaksanakan seperti berbuka puasa bersama, tadarus dan kegiatan keagamaan lainnya.

Pada Masa wabah ini, saat pelaksanaan kegiatan Ramadhan  umat Muslim haruslah selalu menjaga diri dan waspada terkait penularan virus Corona di saat pelaksanaan kegiatan tersebut dengan selalu mematuhi anjuran pemerintah.

Pemerintah akan menentukan tingkat keparahan wilayah kita terhadap penyebaran  penyakit ini, bila memang beresiko tinggi maka kita akan melaksanakan ibadah selama bulan Ramadhan termasuk shalat tarawih/witir,tadarus,buka puasa dan kegiatan lainnya di rumah masing- masing tanpa mengurangi kekhusukan ibadah.

Dan apabila resiko rendah serta di perbolehkan melaksanakan di mesjid maka Ada beberapa Hal Yang penting perlu diperhatikan sbb ;

1. Melakukan physical distancing (menjaga jarak) yaitu dengan :

  • memastikan jarak minimal 1 meter antar jamaah
  • tidak Ada kontak fisik seperti bersalaman, berpelukan atau cipika-cipiki sehingga cukup dengan meletakkan tangan di dada sebagai gantinya

2. Anjuran bagi Yang beresiko untuk tidak ke mesjid Dan tempat lainnya :

  • bila merasa kurang sehat atau memiliki gejala covid-19 seperti demam,batuk,pilek dan sesak nafas serta memiliki riwayat perjalanan dari luar Aceh, segera melapor ke Posko Satgas Covid didesa masing masing.
  • bagi usia lanjut (> 60 tahun) atau memiliki penyakit seperti penyakit jantung Dan pembuluh darah, diabetes, penyakit paru Kronis (TBC Dan Asma ) Dan kanker

3. Anjuran Kesehatan Dan higine yaitu:

  • menggunakan Masker kain untuk menutupi mulut dan hidung.
  • tersedianya tempat cuci tangan dengan air mengalir plus sabun cair dan/atau tersedianya hand sanitizer (minimal alkohol 70%) di pintu masuk dan didalam mesjid.
  • tersedianya tissue dan tempat sampah Yang tertutup.
  • membawa sajadah masing-masing.
  • pengurus mesjid selalu mengumumkan sebelum pelaksanaan tarawih tentang anjuran selalu menjaga jarak, cara mencuci tangan dan etika batuk serta anjuran lainnya terkait pencegahan covid-19 dan menempelkan poster tentang hal tersebut diarea mesjid dan mudah dibaca jemaah.

4. Anjuran tempat Dan kebersihannya

  • sebaiknya dilaksanakan di tempat terbuka atau bila harus di dalam ruangan harus memiliki ventilasi udara Yang cukup dan terjadi pertukaran udara yang besar (min 12 Kali/jam).
  • mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah.
  • membatasi jumlah Jamaah Yang hadir
  • mengatur pintu masuk dan keluar serta tetap menjaga jarak saat pelaksanaan ibadah.
  • memfasilitasi kegiatan identifikasi Jamaah Yang sakit,contohnya: remaja mesjid mendeteksi jamaah yang sakit saat pelaksanaan tarawih dan menganjurkannya ibadah di rumah.
  • melakukan pembersihan rutin terutama lantai dan tembok mesjid sebelum dan sesudah kegiatan dengan menggunakan sabun Dan desinfektan

5. Berbuka puasa bersama bila harus dilaksanakan maka selalu menjaga jarak dengan jumlah peserta di batasi dan juga jamuan untuk berbuka dipertimbangkan untuk menggunakan paket nasi kotak.

Selain itu seseorang Yang berpuasa di bulan Ramadhan tidak Ada hubungan dengan lebih beresikonya terinfeksi penyakit akibat virus korona ( covid-19).

Saat berbuka minum air Yang cukup (lebih banyak) Dan hendaklah makan bervariasi dimana lebih baik makanan segar dan mengandung vitamin C.

Tidak merokok oleh karena rokok dapat menyebabkan penyakit paru serta menurunkan kekuatan paru sehingga meningkatkan resiko tertular covid-19 selain itu juga jari dapat mengkontaminasi rokok yang menyebabkan virus masuk lewat mulut perokok.

Berita Terkait : Berita

Copyright © 2019 - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Lhokseumawe